Merencanakan Investasi Terbaik

Merencanakan Investasi Terbaik

By. TPj

 


Assalamualaikum Sobat Mikir sekalian, gimana kabarnya? Cakmin doakan sehat selalu sekeluarga (aamiin)

Inflasi, kondisi dimana nilai tukar mata uang merosot karena banyaknya dan cepatnya uang yang beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang. Indikator paling mudah adalah barang yang bisa didapat uang seribu akan berbeda secara jumlah dengan sepuluh tahun yang lalu.

Hal ini mengakibatkan beberapa orang cenderung untuk melakukan investasi, guna menghindari nilai mata uang yang turun. Namun sebelum lebih jauh, cakmin ingin memperjelas perbedaan tabungan dan investasi. Karena keduanya sama-sama membuat uang tidak berada di tangan dan umumnya menggunakan pihak ketiga yaitu Bank.

Perbedaan Tabungan dan Investasi.

Tabungan : tempat menabung uang, uang simpanan

Investasi : penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan

(sumber KBBI)

Sehingga perbedaan mendasar dari kedua kegiatan di atas adalah orientasi atau hasil yang diharapkan. Jika kita menabung, secara nilai cenderung akan sama dan bahkan ikut turun secara nilai karena inflasi (bergantung media menabungnya). Namun jika kita ber-investasi secara nilai uang yang ada berharap akan bertambah yang otomatis secara nominal juga ikut bertambah.

Pilihan investasi juga sangat beragam bergantung nilai balik (return) dan resiko (risk) umumnya semakin tinggi nilai return yang dijanjikan semakin tinggi pula risk yang harus ditanggung oleh investor. Sobat bisa memilih instrumen investasi yang sesuai dengan tujuan diinginkan. Ada saham, emas, Surat Berharga Negara, P2P, Reksadana, Tabungan Berjangka, ETF, Properti dll.

Karena semua memiliki rsiko masing-masing sobat harus benar-benar mempelajari tentang instrumen yang akan digunakan untuk berinvestasi baik secara resiko yang akan ditanggung maupun besaran return yang akan didapatkan dalam periode waktu tertentu.

Banyak web maupun blog yang lebih ahli dari cakmin mengenai bagaimana kita mempelajari instrumen bahkan sudah memberi data dan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Lah terus kenapa nulis ini cakmin?” Sabar, tenang dulu dari sekian banyak instrumen investasi yang ada menurut cakmin belum ada yang bisa melebihi investasi yang satu ini.

Investasi Akhirat

Memang tidak dapat dibandingkan secara apple to apple. Karena cakmin menulis artikel ini sifatnya adalah sebagai pengingat bahwa sebaik-baiknya sobat berinvestasi dan mendapat keuntungan yang menurut sobat besar dengan resiko terkecil. Tetapi ada investasi yang lebih baik.

  • Semua amalan baik akan dilipat gandakan dan amalan buruk akan dibalas sesuai dengan besarnya. QS. Al-Qashash 28:84

  • Investaasi itu akan kembali lebih banyak, karena pinjaman yang diberikan di Jalan Allah akan dikembalikan berlipat ganda. QS Al Hadid 57:11 & 18, At Taghaabun 64:17

  • Besarnya penggandaan (return) hingga 700 kali lipat atau tumbuh sebesar 69.900% dari modal awal. QS Al Baqarah 2:261


Jika menggunakan hitungan matematika, adakah yang lebih menguntungkan dari perniagaan tersebut? Cakmin yakin, instrumen apapun yang ada di dunia takkan dapat menandingi instrumen di atas.

Tak Hanya Dana

Mengingat secara teks di atas berkaitan dengan uang atau dana. Menurut cakmin pribadi hal ini dapat diperluas karena semua hal juga dapat diukur dengan dana. Semisal sobat yang bekerja buruh, akan mendapatkan gaji pada periode tertentu dengan syarat melakukan SOP pekerjaan dan waktu bekerja yang telah ditentukan. Oleh karenanya, kita juga dapat melakukan investasi melalui apapun sumber daya yang kita miliki. Baik Dana, Pikiran, Waktu dan Tenaga.

Namun tidak semua yang diniatkan mendapat pahala yang berlipat, melainkan yang diorientasikan di jalan Allah saja. Hal ini berarti tidak boleh sembarangan dalam melakukan sebuah amalan. Juga harus paham mana yang termasuk dan mana yang bukan.

Menurut Iskandar al-Warisy dalam bukunya Merencanakan Masa Depan Akherat Lewat Profesi Pembangunan Masyarakat, jalan Allah yang dimaksud dinilai baik adalah segala yang berhubungan dengan Pembangunan Masyarakat. Hal ini dibuktikan dari tiga pendekatan yaitu sesuai dengan contoh yang diberikan oleh para Rasul, sesuai dengan Isi dan Orientasi teks Al Qur’an dan terakhir sesuai dengan Misi Penciptaan Manusia.

Sehingga jika sobat hendak berinvestasi akhirat, pastikan dahulu apakah kegiatan yang akan dilakukan dan kita beri sumber daya kita termasuk membangun ataukah malah memberi dampak kerusakan pada masyarakat. Sehingga modal sumber daya tersebut tidak terbuang secara sia-sia.

Kesimpulan

Sekali lagi, sangat sah-sah saja jika kita melakukan investasi untuk dapat sukses di dunia, menurut cakmin malah itu wajib. Karena semakin besar sumber daya yang kita miliki, semakin besar pula yang dapat di-investasikan ke investasi akhirat.

Intinya hanya jangan sampai melupakan ada investasi yang lebih tinggi dan jangan sampai telat untuk ber-investasi (baca : menunda-nunda) karena soal sisa umur tiada yang tahu. Doa cakmin, semoga kita termasuk orang-orang yang berjalan bersama Rasul dan Sahabat di hari pembalasan karena telah sukses melakukan investasi yang paling menguntungkan.

Gimana menurut kamu artikelnya sob? Komen di bawah ya!
Kalau menurutmu bermanfaat. Silahkan Bagikan dengan klik salah satu logo di bawah ya!

Post a Comment

1 Comments

  1. Kukira bakal bahas investasi emas atau apa gitu ternyata... Waaah~ nggak sadar ya ternyata emang investasi akhirat yang terbaik­čśö dari kemarin dah panik tentang isu krisis ekonomi

    ReplyDelete