Review Film Rokok Pembakar Gedung

 

Review Film Rokok Pembakar Gedung

By. TPj


Assalamualaikum Sobat Mikir sekalian, gimana kabarnya? Cakmin doakan sehat selalu sekeluarga (aamiin)

Pas buka sosmed berwarna biru, eh ada sebuah Halaman (Page) yang kumpulin postingan dari sosmed berlogo burung. Nah dari situ baru tahu kalau sekarang ada film yang sedang hangat dan ramai diperbincangkan. Ga tanggung-tanggung ternyata sedang disiarkan di seluruh TV Nasional juga, bahkan media cetak baik yang daring maupun luring (luar jaringan) juga ikut membicarakan. Hehe jadi ketahuan nih cakmin jarang lihat TV, karena tahunya dari sosmed.

Setelah cakmin coba ikuti, ternyata film ini keren banget sob. Cakmin sih kurang menangkap siapa yang jadi sutradaranya, soalnya dicari di internet juga ga muncul, tetapi aktornya itu loh Pak Pul yang kece abis, yang bikin siapapun akan klepek-klepek saat dia beraksi.

Sinopsis

Film ini berkisah tentang sebuah negeri nan jauh dimana negeri tersebut dipenuhi dengan kebobrokan birokrat. Semua orang sepertinya sangat mudah disogok dan dibeli, aturan yang ada seperti mainan yang dapat dibeli dengan sangat mudah dan murah oleh orang berkantung tebal. Keadilan dan Hati Nurani sudah dianggap sampah yang tidak berguna lagi.

Nah, pada awal film kita sudah disuguhi dengan konflik yang cukup menghebohkan. Dimana sebuah gedung dengan enam lantai dapat habis terbakar, yang menjadi heboh adalah ternyata gedung tersebut merupakan gedung kejaksaan negara yang tengah menangani kasus-kasus penting terhadap kejahatan yang dianggap luar biasa dan mendapat sorotan media.

Setelah proses penyelidikan selama 2 bulan. Pak Pul sang aktor kece kita, akhirnya membuat statemen yang tak kalah heboh. Bahwa kebakaran yang terjadi saat jam 19.00 tersebut diakibatkan oleh kelalaian pekerja yang sedang melakukan renovasi di salah satu ruang. Beliau menemukan bahwa pekerja saat itu merokok dan rokoknya mengenai cairan yang mudah terbakar seperti thinner dan cat.

“Tenanglah masyarakatku, aku telah menemukan siapa pelakunya, walaupun tanpa adanya rekaman CCTV sudah kuputuskan pekerja itu yang bersalah karena merokok saat bekerja. Jadi tolong jangan bertanya lagi atau aku akan menganggap kalian sebagai komplotan tersangka” Keterangan Pak Pul saat diwawancarai saat konfersi Pers.

Ah, sungguh sangat heroik apa yang dilakukan Pak Pul, beliau mampu menenangkan masyarakat negeri tersebut ditengah gonjang-ganjing yang ada. Mampu menjadi cahaya di tengah gelap gulita. Mampu meredakan sentimen-sentimen negatif yang tengah berkembang dengan sangat liar.

Hebatnya film ini, walau sudah selesai tayang. Sang sutradara dengan kecerdikannya akan memberikan efek pasca menonton yang berbeda dengan film lainnya. Dimana kita sebagai penonton akan dibuat bertanya-tanya. Kok bisa ya rokok kecil bisa menghanguskan seluruh gedung? Kok bisa ya gedung negara tidak memiliki APAR (Alat Pemadam Kebakaran Ringan)?

Apakah benar, gedung sebagus dan semewah itu tidak memiliki sistem pemadam kebakaran gedung bertingkat? Seperti water supply, fire hydrant, atau seperti di film lain yang bisa memancarkan air ketika terkena mendeteksi api. Thinner sebanyak apa yang mampu langsung besar dan tanpa api kecil dulu padahal ketika renovasi kan berbeda dengan orang yang sengaja menyiram seluruh bagian dengan thinner agar api langsung besar.

Sungguh hebat skenario dari sang sutradara satu ini. Membuat sebuah konflik dengan anti klimaks yang luar biasa cerdik dan tak pernah terpikir oleh siapapun sebelumnya. Jika cakmin didapuk menjadi juri di piala oscar, pastilah film, sutradara sekaligus aktornya yang akan cakmin pilih sebagai pemenangnya.

Eh tapi, tadi yang cakmin lihat beneran film kan sob? Bukan realitas kan? Soalnya sangat absrud untuk menjadi kenyataan. Ah, mungkin memang benar kata seorang kawan. Sepertinya ini saat yang tepat untuk menyeruput kopi.

Gimana menurut kamu artikelnya sob? Komen di bawah ya!
Kalau menurutmu bermanfaat. Silahkan Bagikan dengan klik salah satu logo di bawah ya!

Post a Comment

7 Comments

  1. Aku lebih nggak tahu kalau ada film itu kwokwok jadi penasurin nontonnya dimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih main kok, coba aja buka TV yang berita atau pakai kata kunci kantor kejaksaan kebakaran sob :)

      Delete
  2. Replies
    1. Waduh, review apaan. Lha ini bukan film beneran. Hihi..

      Delete
  3. Wah...ini film langka. sambil nonton tak lupa seruput kopi....

    ReplyDelete
  4. hmmm rasanya gak mungkin ya, apalagi kalau kantor pemerintahan tidak dilengkapi dengan apar dan smoke detector. Atau mau mengilangkan sesuatu kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, jadi mikir kan. Ini Genre masuk komedi kayanya.

      Delete