Membuat Landing Page untuk Cerita Bersambung

Bag. 1 Pengantar 

Pengertian dan Manfaat Landing Page

By. TPj


Assalamualaikum Sobat Mikir sekalian, gimana kabarnya? Cakmin doakan sehat selalu sekeluarga (aamiin)

Siang tadi ada salah satu artikel keren dari salah satu sobat sekelas cakmin karena ketika jalan-jalan ke sana, ternyata isinya cerbung bagian ke-6, sekaligus merupakan pamungkas dari cerbung tersebut. Hal ini membuat iri, karena ternyata ada teman sekelas cakmin dalam belajar menulis yang sudah terbiasa membuat tulisan fiksi yang sampai saat ini cakmin baru membuat 1 (Minta Jatah) dan karena salah satu komentar membuat down dan masih takut untuk mulai membuat cerita fiksi lainnya kecuali tugas mini fiksi.

Menjadi catatan ketika membaca cerbung tersebut cakmin menemukan adanya beberapa kekurangan yaitu :

Belum ada link untuk menuju ke part sebelum/setelahnya. Hal ini membuat bingung pembaca jika ingin membaca dari awal maupun untuk mengetahui lanjutan dari cerita yang telah dibaca.

Walau akhirnya mencari sambungan menggunakan fitur Label. Memang keluar semua yang berlabel fiksi dan untungnya ternyata masih satu cerita yang sama di label tersebut. Bayangkan jika sudah membuat beberapa judul dan semuanya on going pembaca akan kesulitan mencari kelanjutan dari cerita yang diikutinya sebelumnya.

Judul, ada yang tidak sama/berbeda sama sekali dan tidak menunjukkan bahwa artikel tersebut berisi tentang lanjutan cerbung sebelumnya. Sehingga pembaca bingung menentukan mana urutan yang tepat.

Dari berbagai kekurangan tersebut, ternyata memang cakmin sudah terbiasa membaca dari aplikasi yang memang digarap secara profesional sehingga sangat memanjakan pembaca dalam mengikuti alur dari sebuah cerita seperti aplikasi Line Webtoon dan Joylada. Muncullah pertanyaan, apa iya blog tidak bisa seperti itu? Tidak harus sama persis secara tampilan, akan tetapi secara prinsip fungsi (mempermudah pembaca) dapat.

Landing Page

Dari pertanyaan tersebut, ingatlah cakmin tentang landing page dimana hal ini sangat umum digunakan oleh online marketer dalam menjaring calon pembeli. Pernah kan sobat mikir melihat ada iklan di Facebook atau Sosmed lainnya, ketika di klik masuk ke halaman web yang kece abis.


 

Di sana kita secara tidak langsung di tawari dengan tampilan yang aduhai menggoda dengan berbagai pilihan produk yang bisa jadi sesuai dengan asumsi kita, yang jika di klik lebih lanjut kita akan berakhir pada halaman untuk chek out.

Di atas adalah salah satu contoh prinsip landing page, yaitu memberi gambaran calon pembeli (di kita adalah calon pembaca) untuk menwari produk yang sesuai dengan asumsi mereka. Closingnya adalah ketika mereka melakukan klik di salah satu judul produk kita hingga mulai membaca cerita yang telah kita buat sebelumnya.

Sehingga, landing page adalah bagian dari strategi marketing/pemasaran dimana mencoba mengarahkan calon pembaca untuk membaca produk karya kita. Walau ada fungsi lainnya adalah mempermudah kita dalam membuat pajangan karya kita khusus cerita bersambung, namun sejatinya tidak menghilangkan tujuan utamanya.

 

Mohon maaf sebelumnya untuk tutorial detail akan di lanjut di bagian 2 karena kondisi cakmin yang kurang mendukung. 



Gimana menurut kamu artikelnya sob? Komen di bawah ya!
Kalau menurutmu bermanfaat. Silahkan Bagikan dengan klik salah satu logo di bawah ya!

Post a Comment

10 Comments

  1. Langsung penasaran iki mas 😁 istirahat dulu lah biar lanjutinnya fit untuk part keduanya 🙏🏻💪👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih dukungannya. Sudah keluar part 2 nya sob.

      Delete
  2. Replies
    1. Alhamdulillah sudah rilis sob, monggo meluncur ke artikel sebelah.

      Delete
  3. Ditunggu part-2nya, Kak..
    Semoga cepat sembuh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih doanya, sudah ada part 2 nya, mohon masukannya.

      Delete
  4. Wah udah jadi artikel yang bahas landing page-nya ya hehe, ditunggu part-2 nyaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf kemarin belum bisa langsung tuntas, tapi sekarang sudah rilis part 2nya sob

      Delete
  5. sabar menunggu part 2...penasaran ilmunya

    ReplyDelete